Surat U/ Aa
Dapet mail dari teman, isinya surat terbuka u/ AaGym. Email ini sih udah di tulis di beberapa millis. Tapi pingin aja ngerelay ;)
Yth KH Abdullah Gymnastiar
BismillahirrahmaanirrahimAssalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Bagaimana kabarnya Aa ?.Semoga Aa dan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat, dan tidak ikutmengantri minyak tanah ataupun premium apalagi pertamax, sepertirakyatkebanyakan.
Aa yang dimuliakan Allah, Saya termasuk orang yang sering menikmati ceramah Aa.Di televisi, radio ataupun rekamannya. Tulisan-tulisan Aa juga seringsaya baca.Ceramah Aa itu ringan, enak disimak dan menyejukkan. .Sampai-sampai banyak kaum non-muslim yang juga ikut mengagumi Aa. Bahkanteman-teman di Jaringan Islam Liberal juga menjadikan dakwah Aasebagaiteladan.Kata mereka, dakwah Aa sejuk tidak 'brangasan' seperti FPI ataupunMUIyang mengeluarkan fatwa yang membakar jenggot mereka. Aa memang bisa merangkul banyak kalangan.
Tapi beberapa hari ini saya bingung dengan sikap Aa.Itu terjadi setelah saya menyimak sebuah iklan layanan masyarakat (?)tentang BBM; mungkin tepatnya layanan pemerintah; yang memakai Aa sebagai narasumber.
Di tengah gejolak menolak kenaikan harga BBM, Aa meminta rakyat tetapbersabar dan mau berkorban.
Mungkin Aa mau bercerita behind the scene,apakah naskah yang Aa baca itu pesanan pemerintah, atau Aa sendiri memang menyampaikannya dari lubuk hati Aa yang palingdalam ?.
Terus terang iklan itu buat saya jadi tidak menyejukkan.Iklan itu terlalu menyederhanakan masalah; apa iya kenaikan BBM cukup dihadapi dengan bersabar ?.
Saya percaya Aa juga ikut menyimak dari koran dan televisi ihwalkesusahan rakyat akibat kenaikkan BBM.Sebelum BBM naik saja, rakyat sudah menderita. Ibu-ibu mengantriberjam-jam hanya untuk bisa membeli 5 liter minyak tanah. Tetangga saya,seorang pedagang pecel dan gorengan, harus berkeliling ke beberapaRW,menggapai dari pengecer ke pengecer untuk mendapatkan satu jerigensajauntuk keperluan dagang. Ketika ada harganya pun sudah 2 ribu rupiah perliter. Ia terpaksa membeli, kalau tidak berarti tak ada dagangandantak ada pemasukan.
Aa yang budiman,Saya juga percaya Aa tahu bahwa kalau harga BBM naik itu berartimendongkrak harga barang-barang yang lain.
Tarif angkutan sudah pasti naik. Tidak tanggung-tanggung, ORGANDAmintamenaikkan tarifnya 40 persen. Ongkos angkot yang jarak dekat, semulaRp.1.200,- menjadi Rp.1.700,-.Beras, misalnya, sudah melejit jauh sebelum pengumuman kenaikan BBM. Belum lagi listrik.Mungkin Aa baca kalau tahun depan PLN sudah akan menaikkan tariflistriksecara berkala.Itu semua berarti pengeluaran tambahan, sementara pendapatan rakyatbelum tentu bertambah.Artinya, jumlah orang miskin akan terus bertambah.Seperti kata Pak Alwi Shihab, Menko Kesra RI, jumlah orang miskinbertambah.
Sementara itu dana kompensasi BBM yang dikucurkan pemerintah Aa tahusendiri kan, gimana jadinya ?. Sudahlah tak memadai juga tidak menjangkau semua orang fakir miskin.Saya bingung, bagaimana satu keluarga bisa hidup dengan tambahan uangsebesar 100 ribu rupiah perbulan ?.Sekedar cerita, ada tetangga saya yang benar-benar mengandalkan hidup dari dana kompensasi itu karena suaminya sudah tak bekerja lagi.Kalaudihitung-hitung, berarti keluarga itu harus hidup dengan uangsebesar 3ribu rupiah perhari. Itu sama dengan satu kali jatah makan saya di warteg yang sederhana. Menunya nasi sepiring, 2 potong tahu, sayur,dan2 potong gorengan.Kalau di Dapur Teteh entah bisa dibelikan apa uang sebesar itu.
Aa juga tahu kan anak-anak harus sekolah. Karena muslim tak boleh bodohdan malas.Tapi bagaimana bisa menyekolahkan anaknya kalau uang tak ada ?.
Dana BOS dari pemerintah hanya cukup dipakai membayar SPP.Lalu bagaimana dengan seragam sekolah, alat-alat tulis, tas, dan buku-buku pelajaran. Itu susah untuk terbeli.
Aa juga pasti tahu kan kalau para guru rajin betul menjual aneka bukupelajaran kepada para murid.Alasannya untuk menambah kesejahteraan mereka.
Belum lagi kalau sakit, A, berat. Memang ada jaminan kesehatan bagi keluarga miskin.Tapi bagaimana kalau yang sakit parah, harus opname, obat-obatnyamahal.Apakah ada jaminan dari pemerintah ? Bagaimana jugakalau yang sakit adalah tulang punggung keluarganya, sang ayah ?. Siapa yang harus mencari nafkah dan siapa yang harus menemani sangayahdi rumah sakit ?.
Saya bersyukur Allah masih berkenan memberi saya kecukupan rizki,samaseperti kepada Aa (malah mungkin rizki Aa lebih baik dari saya). Ketika BBM dan segala lainnya naik, saya berusaha bersabar dan hidup(makin) berhemat.Tapi buat tetangga-tetangga saya yang miskin, mereka bingung A, apayangmau dihemat ?.
Maka apa cukup menghadapi kenaikan BBM dengan bersabar, A ?. Bukankah rakyat harus tahu kenapa kita yang katanya kaya minyak kokharus menjual BBM dengan harga mahal ?.Kenapa juga kaya minyak kok harus mengimpor minyak ?.Dulu sewaktu Pertamina kaya raya kok rakyat tidak merasakan sejahtera,ya A ?.Tapi begitu pailit (itu juga katanya) rakyat diajak "bersabar danberkorban", seperti anjuran Aa.
Kalau kepala kita benjol kejedot pintu bersabar adalah jawabannya.Tapi bagaimana kalau benjolnya karena dipukul orang, padahal kita tak bersalah ?.Rasanya kita harus menuntut keadilan atas pemukulan tersebut ya, A ?.Karena kan sabar itu bukan berarti diam dan pasrah, tapi jugamenuntuthak kita.
Kata Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadush Shalihin bab Sabar; saya percaya Aa sering membacanya;sabar itu ada tiga macam; sabar, menghadapi musibah, sabar menghadapikemaksiatan, dan sabar mengerjakan ketaatan.
Nah, menghadapi pemimpin yang suka memiskinkan rakyat termasuk sabar menghadapi kemaksiatan ya, A ?.Artinya, rakyat harus menuntut hak-hak mereka yang sudah dihalangiolehpemerintah.
Pak Revrisond Baswir yang ekonom pernah menulis artikel MengapaMasyarakat (Perlu) Menolak Kenaikan BBM ?. Beliau bilang alasan kenaikan harga BBM yang diberi pemerintah kepadamasyarakat itu manipulatif dan menyesatkan.
Ih, ngeri betul ya A ada orang yang suka bohong, apalagi membohongirakyat.Kata beliau salah satu alasan kenaikan harga BBM adalah untuk liberalisasi ekonomi.
Menurut beliau negara Indonesia sudah terikat perjanjian dengan IMFuntuk melaksanakan konsensus Washington, untuk menjalankan ekonomiliberal.Sebagai unsur dari agenda Konsensus Washington, tujuan utama kebijakanpeniadaan subsidi BBM pada dasarnya adalah untuk memperbesar perananmekanisme pasar dalam penyelenggaraan perekonomian Indonesia.
Pada tahap selanjutnya, sejalan dengan dilakukannya unbundlingPT.Pertamina, sebagaimana terungkap dalam Undang Undang (UU) MinyakdanGas No. 22/2001, kebijakan tersebut diharapkan dapat merupakaninsentifbagi para investor pertambangan untuk menanamkan modal mereka diIndonesia.
Sebagaimana diketahui, sudah sejak lama perusahaan-perusahaanmultinasional yang bergerak dalam bidang pertambangan minyak dan gas,seperti Exxon Mobil, Chevron Texaco, BP Amoco Arco, Total Fina Elf, danShell, sangat berhasrat untuk memperluas wilayah kerja mereka diIndonesia.
Padahal, sesuai dengan UU Pertambangan Minyak dan Gas No. 44 Prp/1960dan UU Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara No. 8/1971, perusahaan-perusahaan multinasional tersebut hanya diperkenankanberperan sebagai kontraktor dalam proses eksplorasi minyak dan gas diIndonesia.
Itu artinya, kenaikkan harga BBM akan memuluskan neokolonialisme.
Ih, masa iya kita masih mau dijajah ya, A ?.
Masih kata Pak Revrisond, subsidi apapun yang diberikan pemerintahselama ini banyak yang salah sasaran.Solusinya bukan menghilangkan subsidi secara total, tapi melakukan koreksi sistematis atas mekanisme subsidi tersebut.Logika yang dipakai Pak Revrisond, apakah karena dalam pemerintahanbanyak korupsi lalu kita bubarkan pemerintahannya ?.Jawaban Aa kira-kira bagaimana ?.
Pak Revrisond juga bilang kalau negara ini sebenarnya masih surplusuanghasil penjualan minyak.Proyeksi impor migas Indonesia katanya US$ 11, 3 milyar sedangkanekspormigasnya malah lebih besar, US$ 19,7 milyar.Berarti kan masih ada untung, ya A ?.Kok bisa dibilang tekor sih ?.
Aa yang berhati mulia,Rasanya rakyat sudah kelewat bersabar, malah cenderung cuek.BBM mau naik berapapun rakyat akan terima, meskipun mereka tahu hidup mereka bakal makin susah.Yang berdemo kan cuma mahasiswa.Wakil rakyat saja juga setuju kenaikan harga BBM, termasuk daripartai-partai Islam yang menjanjikan keadilan dan kesejahteraan.Jadi anjuran bersabar dari Aa saya khawatirkan malah menyinggung hati rakyat miskin.Dianggap selama ini nggak bersabar, padahal mereka punya stokkesabaranyang masya Allah.Kalau cacing saja diinjak menggeliat, tapi orang Indonesia malahpasrah.
Aa, menurut saya anjuran sabar itu ada baiknya ditujukan kepada presiden, menteri-menteri dan pejabat negara juga wakil rakyat.Ajaklah mereka bersabar untuk tidak menaikkan harga BBM apalagimemintakenaikan gaji, atau ingin ngelencer ke daerah atau keluar negeri.Minta juga mereka untuk bersabar tidak melakukan korupsi dan mau bagi-bagi uang kepada rakyat.Waktu mereka minta kenaikkan gaji sebenarnya umat ingin mendengarteguran Aa supaya para pejabat itu malu pada diri sendiri dan bisamenjaga hati.
Aa yang ganteng,Dalam iklan itu Aa juga minta rakyat berkorban. Saya lagi-lagi bingung, apa lagi yang mau dikorbankan ?.Soalnya hidup saja sudah susah.Ada tetangga saya yang tidak mampu beli beras miskin (raskin) padahalharganya hanya seribu rupiah perliter. Ada supir angkot yang curhat padaistri saya bahwa ia harus minjem beras 3 liter untuk makankeluarganya.Ada juga tetangga ibu saya yang hampir tiap hari minjem beras padatetangga untuk makan.Jadi, buat rakyat miskin, apa lagi yang harus dikorbankan, A ?.
Apakah perasaan dan harapan yang kini hanya itu yang mereka punyajugaharus ikut dikorbankan ?.Maksudnya, mereka tidak usah berharap bisa hidup sejahtera di dalamnegeri yang alamnya kaya raya ini ?. Mohon diterangkan pada kami yang bodoh ini A.
Apa sebaiknya anjuran berkorban itu ditujukan kepada para pejabatnegara, A ?.Karena hidup mereka kan selalu makmur. Para pejabat itu kan banyakyanghidup dari fasilitas negara. Mereka tidak terlalu pusing soal harga BBM naik, toh mereka ada jatahdari negara.Rasanya mereka itu yang pantas berkorban untuk rakyat.
Cobalah Aa dengan tim MQ membuat iklan layanan masyarakat yangmenghimbau pejabat untuk berkorban, rela dipotong gajinya untukdisumbangkan kepada fakir miskin, tidak memakai fasilitas negarakecualiuntuk urusan dinas.
Kalau kami yang bicara rasanya tidak terlalu didengar. Kami hanya bisaberdemo dan berdoa.Tapi Aa kan bisa bicara seperti itu di televisi, di radio dan menulisdibuku.
Aa Gym yang pandai menjaga hati,Saya pernah membaca sebuah hadits dari Imam ath-Thabrani yang berbunyi,"Barangsiapa yang melihat penguasa yang zhalim, yang menghalalkan apayang diharamkan Allah, melanggar janji Allah dan menyalahi RasulNya,berbuat kejam dan aniaya terhadap hamba-hamba Allah dengan sewenang-wenang dan ia tidak mau mengubah dengan kata-kata danperbuatan, maka pantaslah Allah memasukkannya ke tempat yang telahdisediakan Allah baginya (neraka)".Imam at-Tirmidzi juga meriwayatkan, "Akan datang penguasa fasik dan zhalim, maka barangsiapa percaya kepada kebohongannya dan membantukezhalimannya, maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan darigolongannya, dan dia tidak akan masuk surga".
Wah, ngeri ya A ?.Bagaimana dengan pemerintah RI ini ?.Kata mantan Menko Ekuin dan Ketua Bappenas Kwik Kian Gie, yangnamanyasubsidi BBM sebenarnya tak pernah ada.Artinya itu bohong. Bagaimana ini A ?.Lalu apa pantas ya A para pejabat negara ini hidup makmur dengan penghasilan yang berlimpah plus fasilitas negara, sedangkan rakyatnyabanyak yang miskin. Malah ada yang busung lapar. Itu namanya zhalimkan,ya A.Betul begitu kan ?.Mohon dikoreksi bila salah.
Saya terus terang jadi ngeri kalau termasuk ke dalam golongan yangdisebut dalam dua hadits di atas.Sudahlah amal ibadah saya banyak cacatnya, ditambah membantukezhalimanlagi.Amit-amit, na'udzubillahi min dzalik.
Aa Gym yang tinggal di Bandung,Sebenarnya saya mau menulis banyak kepada Aa.Tapi saya sudah ngantuk dan capek memikirkan perilaku para pemimpindinegeri ini.Mereka itu merasa pelayan rakyat atau pemilik negara ini, ya A ?. Kalau pelayan seharusnya berusaha mensejahterakan rakyat, bukannyamenambah kesengsaraan rakyat.
Saya berharap Aa senang menerima surat ini, tidak tersinggung,apalagimerasa digurui.Kalau ada sesuatu yang dirasa menyinggung hati Aa anggaplah itu bagianamar ma'ruf nahi mungkar.Karena katanya sekarang banyak dai yang lebih senang amar ma'ruf(menyuruh orang berbuat baik) tapi segan ber-nahi mungkar aliasmencegahkemungkaran.Karena memang nahi mungkar itu berat, ya A ?.
Orang bisa tersinggung kalau dibilang mungkar.Padahal seperti kata Aa kita tidak boleh menyinggung hati orang dalamberdakwah.Tapi saya susah melakukan itu. Apalagi kalau melihat pemimpin yangbebaldan suka membodohi rakyat. Huh hati saya panas.
Ah, sudah dulu ya A saya mohon pamit.Sekali lagi mohon maaf atas kelancangan surat ini.Salam untuk keluarga dan seluruh santri Darut Tauhid.
Kapan-kapan saya ingin menjajal makanan di Dapur Teteh yang katanya enakitu, tapi kalau ada uang. Soalnya saya biasa makan di warteg dekatkantor. Murah, seporsi hanya 3 ribu sampai 5 ribu rupiah. Lebih dariiturasanya berat buat saya, dan nggak tega melihat orang makin susah di jaman ini.Ah, sudah dulu, nanti nggak ada habisnya.
Jazakallah khairan katsira.
Wassalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh
M. Iwan Januar
***
Surat Terbuka Untuk Aa Gymhayatulislam.netPublikasi 03/10/2005
Yth KH Abdullah Gymnastiar
BismillahirrahmaanirrahimAssalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Bagaimana kabarnya Aa ?.Semoga Aa dan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat, dan tidak ikutmengantri minyak tanah ataupun premium apalagi pertamax, sepertirakyatkebanyakan.
Aa yang dimuliakan Allah, Saya termasuk orang yang sering menikmati ceramah Aa.Di televisi, radio ataupun rekamannya. Tulisan-tulisan Aa juga seringsaya baca.Ceramah Aa itu ringan, enak disimak dan menyejukkan. .Sampai-sampai banyak kaum non-muslim yang juga ikut mengagumi Aa. Bahkanteman-teman di Jaringan Islam Liberal juga menjadikan dakwah Aasebagaiteladan.Kata mereka, dakwah Aa sejuk tidak 'brangasan' seperti FPI ataupunMUIyang mengeluarkan fatwa yang membakar jenggot mereka. Aa memang bisa merangkul banyak kalangan.
Tapi beberapa hari ini saya bingung dengan sikap Aa.Itu terjadi setelah saya menyimak sebuah iklan layanan masyarakat (?)tentang BBM; mungkin tepatnya layanan pemerintah; yang memakai Aa sebagai narasumber.
Di tengah gejolak menolak kenaikan harga BBM, Aa meminta rakyat tetapbersabar dan mau berkorban.
Mungkin Aa mau bercerita behind the scene,apakah naskah yang Aa baca itu pesanan pemerintah, atau Aa sendiri memang menyampaikannya dari lubuk hati Aa yang palingdalam ?.
Terus terang iklan itu buat saya jadi tidak menyejukkan.Iklan itu terlalu menyederhanakan masalah; apa iya kenaikan BBM cukup dihadapi dengan bersabar ?.
Saya percaya Aa juga ikut menyimak dari koran dan televisi ihwalkesusahan rakyat akibat kenaikkan BBM.Sebelum BBM naik saja, rakyat sudah menderita. Ibu-ibu mengantriberjam-jam hanya untuk bisa membeli 5 liter minyak tanah. Tetangga saya,seorang pedagang pecel dan gorengan, harus berkeliling ke beberapaRW,menggapai dari pengecer ke pengecer untuk mendapatkan satu jerigensajauntuk keperluan dagang. Ketika ada harganya pun sudah 2 ribu rupiah perliter. Ia terpaksa membeli, kalau tidak berarti tak ada dagangandantak ada pemasukan.
Aa yang budiman,Saya juga percaya Aa tahu bahwa kalau harga BBM naik itu berartimendongkrak harga barang-barang yang lain.
Tarif angkutan sudah pasti naik. Tidak tanggung-tanggung, ORGANDAmintamenaikkan tarifnya 40 persen. Ongkos angkot yang jarak dekat, semulaRp.1.200,- menjadi Rp.1.700,-.Beras, misalnya, sudah melejit jauh sebelum pengumuman kenaikan BBM. Belum lagi listrik.Mungkin Aa baca kalau tahun depan PLN sudah akan menaikkan tariflistriksecara berkala.Itu semua berarti pengeluaran tambahan, sementara pendapatan rakyatbelum tentu bertambah.Artinya, jumlah orang miskin akan terus bertambah.Seperti kata Pak Alwi Shihab, Menko Kesra RI, jumlah orang miskinbertambah.
Sementara itu dana kompensasi BBM yang dikucurkan pemerintah Aa tahusendiri kan, gimana jadinya ?. Sudahlah tak memadai juga tidak menjangkau semua orang fakir miskin.Saya bingung, bagaimana satu keluarga bisa hidup dengan tambahan uangsebesar 100 ribu rupiah perbulan ?.Sekedar cerita, ada tetangga saya yang benar-benar mengandalkan hidup dari dana kompensasi itu karena suaminya sudah tak bekerja lagi.Kalaudihitung-hitung, berarti keluarga itu harus hidup dengan uangsebesar 3ribu rupiah perhari. Itu sama dengan satu kali jatah makan saya di warteg yang sederhana. Menunya nasi sepiring, 2 potong tahu, sayur,dan2 potong gorengan.Kalau di Dapur Teteh entah bisa dibelikan apa uang sebesar itu.
Aa juga tahu kan anak-anak harus sekolah. Karena muslim tak boleh bodohdan malas.Tapi bagaimana bisa menyekolahkan anaknya kalau uang tak ada ?.
Dana BOS dari pemerintah hanya cukup dipakai membayar SPP.Lalu bagaimana dengan seragam sekolah, alat-alat tulis, tas, dan buku-buku pelajaran. Itu susah untuk terbeli.
Aa juga pasti tahu kan kalau para guru rajin betul menjual aneka bukupelajaran kepada para murid.Alasannya untuk menambah kesejahteraan mereka.
Belum lagi kalau sakit, A, berat. Memang ada jaminan kesehatan bagi keluarga miskin.Tapi bagaimana kalau yang sakit parah, harus opname, obat-obatnyamahal.Apakah ada jaminan dari pemerintah ? Bagaimana jugakalau yang sakit adalah tulang punggung keluarganya, sang ayah ?. Siapa yang harus mencari nafkah dan siapa yang harus menemani sangayahdi rumah sakit ?.
Saya bersyukur Allah masih berkenan memberi saya kecukupan rizki,samaseperti kepada Aa (malah mungkin rizki Aa lebih baik dari saya). Ketika BBM dan segala lainnya naik, saya berusaha bersabar dan hidup(makin) berhemat.Tapi buat tetangga-tetangga saya yang miskin, mereka bingung A, apayangmau dihemat ?.
Maka apa cukup menghadapi kenaikan BBM dengan bersabar, A ?. Bukankah rakyat harus tahu kenapa kita yang katanya kaya minyak kokharus menjual BBM dengan harga mahal ?.Kenapa juga kaya minyak kok harus mengimpor minyak ?.Dulu sewaktu Pertamina kaya raya kok rakyat tidak merasakan sejahtera,ya A ?.Tapi begitu pailit (itu juga katanya) rakyat diajak "bersabar danberkorban", seperti anjuran Aa.
Kalau kepala kita benjol kejedot pintu bersabar adalah jawabannya.Tapi bagaimana kalau benjolnya karena dipukul orang, padahal kita tak bersalah ?.Rasanya kita harus menuntut keadilan atas pemukulan tersebut ya, A ?.Karena kan sabar itu bukan berarti diam dan pasrah, tapi jugamenuntuthak kita.
Kata Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadush Shalihin bab Sabar; saya percaya Aa sering membacanya;sabar itu ada tiga macam; sabar, menghadapi musibah, sabar menghadapikemaksiatan, dan sabar mengerjakan ketaatan.
Nah, menghadapi pemimpin yang suka memiskinkan rakyat termasuk sabar menghadapi kemaksiatan ya, A ?.Artinya, rakyat harus menuntut hak-hak mereka yang sudah dihalangiolehpemerintah.
Pak Revrisond Baswir yang ekonom pernah menulis artikel MengapaMasyarakat (Perlu) Menolak Kenaikan BBM ?. Beliau bilang alasan kenaikan harga BBM yang diberi pemerintah kepadamasyarakat itu manipulatif dan menyesatkan.
Ih, ngeri betul ya A ada orang yang suka bohong, apalagi membohongirakyat.Kata beliau salah satu alasan kenaikan harga BBM adalah untuk liberalisasi ekonomi.
Menurut beliau negara Indonesia sudah terikat perjanjian dengan IMFuntuk melaksanakan konsensus Washington, untuk menjalankan ekonomiliberal.Sebagai unsur dari agenda Konsensus Washington, tujuan utama kebijakanpeniadaan subsidi BBM pada dasarnya adalah untuk memperbesar perananmekanisme pasar dalam penyelenggaraan perekonomian Indonesia.
Pada tahap selanjutnya, sejalan dengan dilakukannya unbundlingPT.Pertamina, sebagaimana terungkap dalam Undang Undang (UU) MinyakdanGas No. 22/2001, kebijakan tersebut diharapkan dapat merupakaninsentifbagi para investor pertambangan untuk menanamkan modal mereka diIndonesia.
Sebagaimana diketahui, sudah sejak lama perusahaan-perusahaanmultinasional yang bergerak dalam bidang pertambangan minyak dan gas,seperti Exxon Mobil, Chevron Texaco, BP Amoco Arco, Total Fina Elf, danShell, sangat berhasrat untuk memperluas wilayah kerja mereka diIndonesia.
Padahal, sesuai dengan UU Pertambangan Minyak dan Gas No. 44 Prp/1960dan UU Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara No. 8/1971, perusahaan-perusahaan multinasional tersebut hanya diperkenankanberperan sebagai kontraktor dalam proses eksplorasi minyak dan gas diIndonesia.
Itu artinya, kenaikkan harga BBM akan memuluskan neokolonialisme.
Ih, masa iya kita masih mau dijajah ya, A ?.
Masih kata Pak Revrisond, subsidi apapun yang diberikan pemerintahselama ini banyak yang salah sasaran.Solusinya bukan menghilangkan subsidi secara total, tapi melakukan koreksi sistematis atas mekanisme subsidi tersebut.Logika yang dipakai Pak Revrisond, apakah karena dalam pemerintahanbanyak korupsi lalu kita bubarkan pemerintahannya ?.Jawaban Aa kira-kira bagaimana ?.
Pak Revrisond juga bilang kalau negara ini sebenarnya masih surplusuanghasil penjualan minyak.Proyeksi impor migas Indonesia katanya US$ 11, 3 milyar sedangkanekspormigasnya malah lebih besar, US$ 19,7 milyar.Berarti kan masih ada untung, ya A ?.Kok bisa dibilang tekor sih ?.
Aa yang berhati mulia,Rasanya rakyat sudah kelewat bersabar, malah cenderung cuek.BBM mau naik berapapun rakyat akan terima, meskipun mereka tahu hidup mereka bakal makin susah.Yang berdemo kan cuma mahasiswa.Wakil rakyat saja juga setuju kenaikan harga BBM, termasuk daripartai-partai Islam yang menjanjikan keadilan dan kesejahteraan.Jadi anjuran bersabar dari Aa saya khawatirkan malah menyinggung hati rakyat miskin.Dianggap selama ini nggak bersabar, padahal mereka punya stokkesabaranyang masya Allah.Kalau cacing saja diinjak menggeliat, tapi orang Indonesia malahpasrah.
Aa, menurut saya anjuran sabar itu ada baiknya ditujukan kepada presiden, menteri-menteri dan pejabat negara juga wakil rakyat.Ajaklah mereka bersabar untuk tidak menaikkan harga BBM apalagimemintakenaikan gaji, atau ingin ngelencer ke daerah atau keluar negeri.Minta juga mereka untuk bersabar tidak melakukan korupsi dan mau bagi-bagi uang kepada rakyat.Waktu mereka minta kenaikkan gaji sebenarnya umat ingin mendengarteguran Aa supaya para pejabat itu malu pada diri sendiri dan bisamenjaga hati.
Aa yang ganteng,Dalam iklan itu Aa juga minta rakyat berkorban. Saya lagi-lagi bingung, apa lagi yang mau dikorbankan ?.Soalnya hidup saja sudah susah.Ada tetangga saya yang tidak mampu beli beras miskin (raskin) padahalharganya hanya seribu rupiah perliter. Ada supir angkot yang curhat padaistri saya bahwa ia harus minjem beras 3 liter untuk makankeluarganya.Ada juga tetangga ibu saya yang hampir tiap hari minjem beras padatetangga untuk makan.Jadi, buat rakyat miskin, apa lagi yang harus dikorbankan, A ?.
Apakah perasaan dan harapan yang kini hanya itu yang mereka punyajugaharus ikut dikorbankan ?.Maksudnya, mereka tidak usah berharap bisa hidup sejahtera di dalamnegeri yang alamnya kaya raya ini ?. Mohon diterangkan pada kami yang bodoh ini A.
Apa sebaiknya anjuran berkorban itu ditujukan kepada para pejabatnegara, A ?.Karena hidup mereka kan selalu makmur. Para pejabat itu kan banyakyanghidup dari fasilitas negara. Mereka tidak terlalu pusing soal harga BBM naik, toh mereka ada jatahdari negara.Rasanya mereka itu yang pantas berkorban untuk rakyat.
Cobalah Aa dengan tim MQ membuat iklan layanan masyarakat yangmenghimbau pejabat untuk berkorban, rela dipotong gajinya untukdisumbangkan kepada fakir miskin, tidak memakai fasilitas negarakecualiuntuk urusan dinas.
Kalau kami yang bicara rasanya tidak terlalu didengar. Kami hanya bisaberdemo dan berdoa.Tapi Aa kan bisa bicara seperti itu di televisi, di radio dan menulisdibuku.
Aa Gym yang pandai menjaga hati,Saya pernah membaca sebuah hadits dari Imam ath-Thabrani yang berbunyi,"Barangsiapa yang melihat penguasa yang zhalim, yang menghalalkan apayang diharamkan Allah, melanggar janji Allah dan menyalahi RasulNya,berbuat kejam dan aniaya terhadap hamba-hamba Allah dengan sewenang-wenang dan ia tidak mau mengubah dengan kata-kata danperbuatan, maka pantaslah Allah memasukkannya ke tempat yang telahdisediakan Allah baginya (neraka)".Imam at-Tirmidzi juga meriwayatkan, "Akan datang penguasa fasik dan zhalim, maka barangsiapa percaya kepada kebohongannya dan membantukezhalimannya, maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan darigolongannya, dan dia tidak akan masuk surga".
Wah, ngeri ya A ?.Bagaimana dengan pemerintah RI ini ?.Kata mantan Menko Ekuin dan Ketua Bappenas Kwik Kian Gie, yangnamanyasubsidi BBM sebenarnya tak pernah ada.Artinya itu bohong. Bagaimana ini A ?.Lalu apa pantas ya A para pejabat negara ini hidup makmur dengan penghasilan yang berlimpah plus fasilitas negara, sedangkan rakyatnyabanyak yang miskin. Malah ada yang busung lapar. Itu namanya zhalimkan,ya A.Betul begitu kan ?.Mohon dikoreksi bila salah.
Saya terus terang jadi ngeri kalau termasuk ke dalam golongan yangdisebut dalam dua hadits di atas.Sudahlah amal ibadah saya banyak cacatnya, ditambah membantukezhalimanlagi.Amit-amit, na'udzubillahi min dzalik.
Aa Gym yang tinggal di Bandung,Sebenarnya saya mau menulis banyak kepada Aa.Tapi saya sudah ngantuk dan capek memikirkan perilaku para pemimpindinegeri ini.Mereka itu merasa pelayan rakyat atau pemilik negara ini, ya A ?. Kalau pelayan seharusnya berusaha mensejahterakan rakyat, bukannyamenambah kesengsaraan rakyat.
Saya berharap Aa senang menerima surat ini, tidak tersinggung,apalagimerasa digurui.Kalau ada sesuatu yang dirasa menyinggung hati Aa anggaplah itu bagianamar ma'ruf nahi mungkar.Karena katanya sekarang banyak dai yang lebih senang amar ma'ruf(menyuruh orang berbuat baik) tapi segan ber-nahi mungkar aliasmencegahkemungkaran.Karena memang nahi mungkar itu berat, ya A ?.
Orang bisa tersinggung kalau dibilang mungkar.Padahal seperti kata Aa kita tidak boleh menyinggung hati orang dalamberdakwah.Tapi saya susah melakukan itu. Apalagi kalau melihat pemimpin yangbebaldan suka membodohi rakyat. Huh hati saya panas.
Ah, sudah dulu ya A saya mohon pamit.Sekali lagi mohon maaf atas kelancangan surat ini.Salam untuk keluarga dan seluruh santri Darut Tauhid.
Kapan-kapan saya ingin menjajal makanan di Dapur Teteh yang katanya enakitu, tapi kalau ada uang. Soalnya saya biasa makan di warteg dekatkantor. Murah, seporsi hanya 3 ribu sampai 5 ribu rupiah. Lebih dariiturasanya berat buat saya, dan nggak tega melihat orang makin susah di jaman ini.Ah, sudah dulu, nanti nggak ada habisnya.
Jazakallah khairan katsira.
Wassalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh
M. Iwan Januar
***
Surat Terbuka Untuk Aa Gymhayatulislam.netPublikasi 03/10/2005
